Foto oleh cottonbro studio: https://www.pexels.com/id-id/foto/pria-menonton-pasar-uang-4427643/

Lebih dari 400 Warga di Garut, Desa Sukabakti, Kecamatan Tarogong Kidul mendadak ditagih Hutang. Jumlah tagihan warga beragam, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Mereka ditagih dari lembaga pembiyaan permodalan Nasional Madani (PNM).

Kepala Desa Sukabakti menerangkan kasus ini berawal dari laporan Rukun Warga(RW), Wawan mengatakan, warga di daerahnya, sangat kaget dengan hal tersebut. Mereka terdata sebagai peminjam uang di Permodalan Nasional Madani (PNM). Padahal, mereka mengaku tak pernah meminjam uang sepeserpun ke PNM.

Polres Grut saat ini sedang mendalami kasus ini dan telah membuka dua posko pengaduan bagi korban yang dirugikan untuk melaporkan peristiwa serupa.

Ratusan warga yang menjadi korban kemudian mendatangi kantor Desa Sukabakti, yang berada di kawasan Jalan KH Hasbulloh. Mereka didata dan menandatangani surat pernyataan tidak pernah meminjam uang ke PNM.

Kapolres Garut AKBP, Rohman Yonky mengatakan berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, lebih dari 400 orang warga Garut diketahui menjadi korban pinjaman fiktif ini. “Seluruh  warga yang ditagih utangnya ini, tercatat sebagai peminjam di Permodalan Nasional Madani (PNM), padahal tidak pernah mengajukan pinjaman,” ujar Rohman melalui keterangan persnya, Rabu (19/7/2023).